Sistem Pakar untuk Mendiagnosa Penyakit Gigi dan Mulut dengan Metode Forward Chaining Berbasis Web

  • Abdul Rozak STIKI Malang

Abstract

Kesehatan memang menjadi barang mahal bagi manusia, oleh karena itu butuh kepekaan pribadi untuk menjaganya. Salah satu organ tubuh yang sering lalai untuk dijaga adalah gigi dan mulut. Ini terbukti dari Data Dirjen Pelayanan Medik (2001) yang menunjukan bahwa penyakit gigi dan mulut termasuk sepuluh ranking penyakit terbanyak di Indonesia (Saragih, 2009). Berdasarkan survey Yayasan Kesehatan Gigi Indonesia (2003) yang dilakukan pada anak–anak menunjukkan bahwa 70% anak-anak menderita karies gigi dan gingivitis (peradangan gusi), sedangkan pada orang dewasa ditemui sebanyak 73% yang menderita karies gigi. Dan, berdasarkan hasil survey kesehatan rumah tangga (SKRT) tahun 2004, sebanyak 90,05% penduduk Indonesia mempunyai masalah kesehatan gigi dan mulut (Saragih, 2009). Angka ini pun meningkat pada hasil riset drg Herniyawati, Mkes tahun 2007 yang menunjukan sebanyak 72% penduduk Indonesia mengalami gigi berlubang (Hamsafir, 2010). Perancangan sistem pakar ini akan dibuat berbasis web melalui media php dengan basis data menggunakan mysql yang terdapat dalam paket zpanel. Perancangan sistem pakar ini dibangun dengan menggunakan penalaran – penalaran yang dimulai dari fakta terlebih dahulu untuk menguji kebenaran hipotesis yang disebut forward chaining dan perancangan sistem pakar ini pun dijelaskan melalui basis aturan yang merupakan rule yang terdiri dari dua bagian yaitu kondisi dan kesimpulan, basis pengetahuan yang merupakan inti program sistem pakar.

Published
2017-08-31
How to Cite
ROZAK, Abdul. Sistem Pakar untuk Mendiagnosa Penyakit Gigi dan Mulut dengan Metode Forward Chaining Berbasis Web. J-INTECH, [S.l.], v. 3, n. 01, p. 79-83, aug. 2017. ISSN 2580-720X. Available at: <http://jurnal.stiki.ac.id/index.php/J-INTECH/article/view/102>. Date accessed: 22 apr. 2018.